Market Update

IHSG Rawan Terkoreksi, Cek 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting

  • IHSG diperkirakan rawan melemah, dengan potensi koreksi ke area 8.447–8.562, bahkan skenario terburuknya dapat turun ke kisaran 8.000-an menurut analisis teknikal MNC Sekuritas.
  • Pada perdagangan 10 Desember 2025, IHSG masih menguat 0,51 persen ke level 8.700 disertai peningkatan volume, namun risiko koreksi tetap membayangi.
  • Saham rekomendasi MNC Sekuritas untuk hari ini mencakup BRMS, CDIA, GOTO, dan TINS, dengan masing-masing strategi Buy on Weakness atau Spec Buy.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini Kamis, (11/12) diperkirakan masih rawan untuk mengalami pelemahan.

“IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8.447-8.562 sekaligus menutup area gap tipisnya. Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 11 Desember 2025.

Diketahui, pada perdagangan kemarin (10/12) IHSG masih mampu ditutup menguat sebanyak 0,51 persen ke 8.700 dan disertai adanya peningkatan volume. 

Baca juga: Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham COIN

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Timah Tbk (TINS).

BRMS – Buy on Weakness

BRMS menguat 2,08 persen ke 980 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun masih tertahan MA20. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi BRMS sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave Y dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 965-980
  • Target Price: 1.050, 1.125
  • Stoploss: below 955

CDIA – Buy on Weakness

CDIA terkoreksi 1,05 persen ke 1.885 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi CDIA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

  • Buy on Weakness: 1.825-1.845
  • Target Price: 1.955, 2.040
  • Stoploss: below 1.770

GOTO – Spec Buy

GOTO terkoreksi 1,41 persen ke 70 namun masih didominasi tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi GOTO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].

  • Spec Buy: 67-69
  • Target Price: 74, 77
  • Stoploss: below 63
Baca juga: Ekspansi Bisnis, Airwallex Akuisisi Mayoritas Saham Skye Sab Indonesia

TINS – Buy on Weakness

TINS terkoreksi 0,98 persen ke 3.020 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi TINS saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (3).

  • Buy on Weakness: 2.850-3.010
  • Target Price: 3.200, 3.420
  • Stoploss: below 2.750. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pertamina Lubricants Perkuat Layanan Mudik Lewat Program RAFI 2026

Poin Penting PT Pertamina Lubricants meluncurkan RAFI 2026 dengan promo ganti oli, bengkel siaga, dan… Read More

27 mins ago

Perkuat Peran Sosial, Askrindo Salurkan Santunan Rp550 Juta untuk Anak Yatim

Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggelar Safari Ramadan 1447 H di 11 kota… Read More

53 mins ago

Bisnis Oli Makin Kencang, Pertamina Lubricants Dominasi Pangsa Pasar 37 Persen

Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More

6 hours ago

Prasasti: Konflik AS-Iran jadi Momentum Investor Borong Aset Keuangan

Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More

6 hours ago

Salurkan Pembiayaan Perumahan RP20,88 T di 2025, Laba SMF Tembus Rp565 M

Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More

7 hours ago

Naik 18 Persen, Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Tembus Rp43,2 Triliun di 2025

Poin Penting Adira Finance catat pembiayaan baru Rp43,2 triliun, naik 18% di 2025. Laba bersih… Read More

7 hours ago