Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini Kamis, (11/12) diperkirakan masih rawan untuk mengalami pelemahan.
“IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8.447-8.562 sekaligus menutup area gap tipisnya. Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 11 Desember 2025.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (10/12) IHSG masih mampu ditutup menguat sebanyak 0,51 persen ke 8.700 dan disertai adanya peningkatan volume.
Baca juga: Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham COIN
Pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Timah Tbk (TINS).
BRMS menguat 2,08 persen ke 980 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun masih tertahan MA20. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi BRMS sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave Y dari wave (B).
CDIA terkoreksi 1,05 persen ke 1.885 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi CDIA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
GOTO terkoreksi 1,41 persen ke 70 namun masih didominasi tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi GOTO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].
Baca juga: Ekspansi Bisnis, Airwallex Akuisisi Mayoritas Saham Skye Sab Indonesia
TINS terkoreksi 0,98 persen ke 3.020 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi TINS saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (3).
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More
Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More
Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More
Poin Penting Adira Finance catat pembiayaan baru Rp43,2 triliun, naik 18% di 2025. Laba bersih… Read More
Poin Penting AFPI berharap bank Himbara menyalurkan sebagian dari Rp200 triliun SAL ke industri pinjaman… Read More
Poin Penting Pertamina Lubricants memastikan stok oli domestik aman meski konflik AS-Israel vs Iran berpotensi… Read More