Ilustrasi: Perang Israel dan Hamas berdampak terbatas ke IHSG/istimewa
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis. Kendati naik tipis, IHSG rawan koreksi. IHSG naik 1,91 poin atau 0,04% ke level 5.387,81 pada perdagangan Senin, 27 Februari 2017. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik tipis 0,47 poin atau 0,05% ke level 896,33.
IHSG rawan koreksi hari ini mengingat belum maraknya sentimen positif yang muncul di pasar saham.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Bursa AS sendiri ditutup flat cenderung positif pada perdagangan terakhirnya di minggu lalu.
Investor menunggu pidato Presiden AS, Donald Trump pada hari selasa malam nanti yang diharapkan akan memberikan gambaran tentang kebijakan fiskal dengan lebih jelas.
Dari sisi ekonomi, data consumer sentiment tercatat inline dengan ekspektasi sementara penjualan rumah baru lebih rendah dari ekspektasi.
Di dalam negeri, investor menunggu data inflasi yang dijadwalkan keluar hari rabu mendatang dan diperkirakan akan menunjukkan peningkatan.
Dinamika politik menjelang pilgub DKI dan laporan keuangan emiten 2016 masih berpotensi mewarnai pergerakan IHSG.
Seperti diketahui IHSG ditutup menguat 0,24% pada jumat kemarin dengan foreign net sell Rp277 miliar di pasar reguler. Hari ini, IHSG memiliki potensi menguat tipis mengikuti bursa AS dan EIDO. (*)
Poin Penting IHSG dibuka turun 0,36 persen ke level 8.299,82 dengan nilai transaksi Rp814,38 miliar;… Read More
Poin Penting Pasar menanti rilis pertumbuhan ekonomi full year 2025 yang diperkirakan di kisaran 5,1–5,2… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More