Selama Yield Pemerintah Diatas 6,5%, Pasar Obligasi Masih Menarik
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 0,77 poin atau 0,01% ke level 5.831,02 pada perdagangan Senin, 17 Juli 2017. Sedangkan Indeks LQ45 juga turun tipis 0,195 poin (0,01%) ke level 977,944.
Kendati turun tipis namun IHSG hari ini memiliki kecenderungan untuk berbalik menguat menuju resisten di level 5.842 dan 5.853.
Menurut analis PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, pergerakan IHSG masih diuji, seiring belum meningkatnya demand pelaku pasar. Dia menyebutkan, minimnya sentiment positif membuat investor tidak bertahan lama untuk bertransaksi, sehingga lebih selektif dan berorientasi jangka pendek.
“Diperkirakan pergerakan IHSG akan kembali sideways. Namun demikian, kami harapkan penguatan dapat kembali terjadi untuk menjaga posisi IHSG untuk mencegah pembalikan arah melemah,” kata Reza di Jakarta, Senin, 17 Juli 2017.
Reza menyebutkan, pada perdagangan di akhir pekan kemarin, IHSG ditutup menguat 0.03 di level 5.831. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua di level 5.812 dan 5.794, sedangkan resisten pertama dan kedua di level 5.842 dan 5.852.
Dengan demikian, jelas dia, kontinuasi pergerakan sideways pada IHSG yang cenderung menguat pada transaksi hari ini patut direspons para pelaku pasar dengan mengakumulasi saham PGAS, BMRI, PTPP, PPRO, ERAA dan HMSP. (*)
Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More
Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More