Market Update

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting

  • IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham menguat dan nilai transaksi Rp29,82 triliun.
  • IDX30, LQ45, Sri-Kehati, dan JII kompak menguat. Sektor kesehatan, siklikal, dan industrial memimpin kenaikan.
  • Saham CARS, TKIM, dan INKP mencatat penguatan tertinggi, sementara BUMI, DEWA, dan BKSL paling aktif diperdagangkan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu, 25 Februari 2026, masih mampu ditutup bertahan di zona hijau ke posisi 8.322,22 atau naik 0,50 persen dari level 8.280,83.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 335 saham terkoreksi, 336 saham menguat, dan 146 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 52,18 miliar saham diperdagangkan dengan 2,84 juta kali frekuensi perpindahan tangan. Total nilai transaksi Rp29,82 triliun.

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup menguat dengan IDX30 naik 1,02 persen menjadi 446,10, LQ45 meningkat 0,65 persen ke 843,07, Sri-Kehati menguat 1,01 persen menjadi 390,02, dan JII naik 0,52 persen menjadi 567,00.

Baca juga: IHSG Sesi I Masih Mampu Ditutup Hijau pada Level 8.330, Naik 0,60 Persen

Kemudian, mayoritas sektor juga mencatat penguatan. Sektor kesehatan memimpin dengan kenaikan 2,73 persen, disusul sektor siklikal 2,71 persen, industrial 2,21 persen, dan energi 1,06 persen.

Sektor bahan baku menguat 1,03 persen, infrastruktur naik 0,93 persen, properti bertambah 0,61 persen, serta non-siklikal naik tipis 0,12 persen.

Sebaliknya, sektor transportasi turun 1,69 persen, sektor keuangan melemah 0,23 persen, dan teknologi terkoreksi 0,21 persen.

Baca juga: IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).

Sedangkan saham top losers adalah PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

33 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

3 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

3 hours ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

3 hours ago