Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 2 hingga 5 Juni 2025 mengalami pelemahan sebesar 0,87 persen yang berakhir ditutup pada level 7.113,42 dari 7.175,81 pada pekan lalu.
Selain itu, kapitalisasi pasar BEI turut mengalami perubahan sebesar 1,12 persen menjadi Rp12.420 triliun dari Rp12.561 triliun pada sepekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Turun 0,87 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp12.381 Triliun
Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang mendorong penurunan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:
Sedangkan, rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini mengalami perubahan sebesar 22,88 persen menjadi 24,29 miliar lembar saham dari 31,49 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Meski begitu, terjadi peningkatan tertinggi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 4,43 persen menjadi 1,37 juta kali transaksi dari 1,31 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca juga: Jelang Libur Idul Adha, IHSG Ditutup Menghijau ke Level 7.113
Kemudian peningkatan turut dialami pada rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan sebesar 2,18 persen menjadi Rp17,14 triliun dari Rp16,78 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing pada Kamis lalu (5/6) mencatatkan nilai jual bersih Rp720,62 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih Rp49,89 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Prabowo memperingatkan eskalasi konflik global, khususnya yang melibatkan senjata nuklir, berisiko memicu Perang… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More