Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Ajaib Sekuritas melihat arah pergerakan pasar saham indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pekan ini akan bergerak melemah terbatas dan berpotensi untuk berbalik menguat pada awal pekan depan.
Financial Expert Ajaib Sekuritas Asia, Chisty Maryani, mengatakan bahwa dalam time frame daily, IHSG membentuk morning star candle yang merupakan signal bullish sehingga berpotensi untuk reversal atau pembalikan arah tren.
“Selain itu, indikator momentum juga menunjukan saat ini IHSG sudah pada area oversoldnya. Support IHSG pada level 6.500 dengan berpeluang menuju resistance 6.850,” ucap Chisty dalam risetnya dikutip, 20 Maret 2023.
Meskipun pada awal pekan pasar cenderung wait and see menunggu FOMC the Fed, namun katalis dalam negeri berupa indikator makro ekonomi Indonesia yang masih mencerminkan fundamental tanah air solid ini mampu menjadi katalis positif pergerakan IHSG sepanjang pekan depan.
Kemudian, pelaku pasar masih menunggu hasil FOMC The Fed pada 21-22 Maret 2023 mengenai keputusan suku bunga acuan dan pasar global juga masih akan mencermati beberapa rilis data ekonomi.
Diantaranya China yang akan mengumumkan loan prime rate tenor 1 tahun dan 5 tahun, inflasi Inggris periode Februari 2023 yang akan rilis pada pekan depan, serta tingkat inflasi Jepang yang akan rilis di akhir minggu depan.
Adapun, di dalam negeri sendiri masih akan menunggu rilis data M2 money supply periode Februari 2023 yang akan rilis di akhir minggu dan sejumlah sentimen pasar seperti aksi korporasi berupa pembagian dividen juga akan mempengaruhi pergerakan pasar di pekan depan. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More
Poin Penting IHSG dibuka naik 0,78 persen ke level 9.018,26 dan sempat menyentuh 9.021,14, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas kompak naik pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, baik untuk produk… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi menguat terbatas dengan pergerakan variatif pada perdagangan 14 Januari 2026, di… Read More
Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More
Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More