Market Update

IHSG Pagi Ini Dibuka Semringah ke Level 8.967

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat 0,47 persen ke level 8.967,44 pada perdagangan Jumat (9/1), dengan mayoritas saham menguat
  • Aktivitas perdagangan moderat, tercatat 984,40 juta saham ditransaksikan senilai Rp553,32 miliar
  • Sentimen pasar bercampur, dipengaruhi pelemahan rupiah dan koreksi sektor bahan baku-teknologi, sementara asing mencatat net buy Rp543,76 miliar.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (9/1) dibuka menghijau pada level 8.967,44 dari posisi 8.925,47 atau naik 0,47 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini sebanyak 984,40 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 90 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp553,32 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 96 saham terkoreksi, 341 saham menguat, dan 223 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah Jelang Akhir Pekan, Ini Katalis Pemicunya

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, sebelumnya telah memprediksi bahwa IHSG secara teknikal masih berpotensi bergerak melemah pada rentang level 8.859-8.994.

“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 8.859 dan resistance pada level 8.994 dengan kecenderungan melemah,” ucap analis Reliance dalam risetnya di Jakarta, 9 Januari 2026.

Diketahui, pada perdagangan kemarin (8/1) ditutup melemah pada level 8.925,47 atau turun 0,22 persen. Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor bahan baku dan teknologi. 

Terkoreksinya perdagangan kemarin utamanya dipicu sentimen negatif dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap USD di tengah naiknya cadangan devisa bulan Desember menjadi sebesar USD156,5 juta dibandingkan bulan sebelumnya USD150,1 juta.

Sementara itu, asing membukukan net buy sebesar Rp543,76 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dibeli seperti BBRI, RAJA, PTRO, ASII, dan BUMI. 

Baca juga: Menanti Gairah Kebangkitan Saham Perbankan, Siap Topang IHSG 2026?

Adapun dari pasar global, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat, dengan sentimen positif disebabkan oleh saham-saham sektor pertahanan yang menguat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan anggaran militer AS sebesar USD 1,5 triliun. 

Namun, Indeks Nasdaq turun 0,44 persen ke 23.480,02 karena investor mulai lebih selektif terhadap saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pertamina Angkat Bicara soal Kebakaran SPBE Bekasi, Pasokan LPG Dipastikan Aman

Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More

46 mins ago

Sensus Ekonomi 2026, BPS Kerahkan 116 Ribu Petugas

Poin Penting: BPS mengerahkan 116 ribu petugas untuk menjamin akurasi data dalam Sensus Ekonomi 2026.… Read More

58 mins ago

Komisi II Apresiasi Digitaliasi Bank Sumut, Layanan Makin Cepat dan Efisien

Poin Penting Komisi II DPR mengapresiasi digitalisasi Bank Sumut yang membuat layanan perbankan lebih cepat,… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 1,25 Persen, Hampir Semua Sektor Bergerak Merah

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 1,25% ke level 7.094,52 dengan nilai transaksi Rp6,89… Read More

1 hour ago

Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More

2 hours ago

PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Selama Libur Lebaran 2026

Poin Penting Penggunaan SPKLU PLN melonjak 4,14 kali lipat selama RAFI 2026, dengan 303.234 transaksi… Read More

3 hours ago