Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (4/2) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound ke level 7.071,64 atau menguat 0,59 persen dari level 7.030,05.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 264,00 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 17 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp270,64 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 62 saham terkoreksi, sebanyak 203 saham menguat dan sebanyak 231 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Berikut
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal masih berpotensi rebound menuju MA5 dan MA20 di rentang 7.100-7.127.
“Di sisi lain, jika IHSG memilih untuk melanjutkan pelemahan, maka support selanjutnya di sekitar 6.827-6.840,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 4 Februari 2025.
Pada perdagangan kemarin (3/2) IHSG ditutup pada zona merah ke level 7.030,06 atau melemah 1,11 persen dari dibuka pada level 7.109,19.
Baca juga: Bos Tugu Insurance Kembali Tambah Kepemilikan Saham TUGU
Pelemahan IHSG itu juga ditekan oleh melemahnya beberapa saham, seperti BREN, BMRI, dan AMMN, dengan investor asing mencatatkan net sell senilai Rp228,17 miliar pada perdagangan pasar reguler.
Sementara, Panin Sekuritas melihat pergerakan IHSG hari ini akan lanjut melemah yang dipicu oleh tensi dagang yang masih tinggi, derasnya outflow dana asing, serta melemahnya komoditas dan nilai tukar rupiah di hari ini. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More