Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin, 10 November 2025 pukul 09:00 WIB, berlanjut dibuka menguat ke level 8.435,56, naik 0,49 persen dari posisi sebelumnya di 8.394,59.
Berdasarkan data RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 1,78 miliar saham telah diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 79 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp478,60 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 90 saham terkoreksi, sebanyak 322 saham menguat dan sebanyak 232 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat di Rentang Level 8.400-8.450
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG secara teknikal akan bergerak kembali menguat pada perdagangan hari ini.
“IHSG diprediksi bergerak menguat dengan kisaran support 8.295-8.345 dan resistance 8.445-8.495,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 10 November 2025.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, penguatan mayoritas indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi beli investor asing akan menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.
Baca juga: IHSG Diproyeksi Tembus 8.700 Akhir 2025, Ini Kata Mirae Asset
Selain itu, menguatnya harga emas di atas level psikologis USD4000 per oz diperkirakan akan menjadi katalis tambahan yang mendorong penguatan indeks.
Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk hari ini, di antaranya adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), dan PT Bank Jago Tbk (ARTO).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, yakni PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More