Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (24/10) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali dibuka hijau ke level 8.296,87 dari level 8.274,35 atau menguat 0,27 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 485,15 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 54 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp457,32 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 106 saham terkoreksi, 273 saham menguat, dan 226 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Cek 4 Saham Rekomendasi Analis
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan penguatannya.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 8.085-8.180 dan resistance 8.370-8.460,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 24 Oktober 2025.
Manajemen CGS menilai, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi beli investor asing terutama di saham perbankan diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sentimen positif lain yang berpeluang mendorong pergerakan IHSG adalah harga mayoritas komoditas yang mengalami kenaikan.
Baca juga: Bukalapak Mau Buyback Saham Lagi, Segini Nilainya
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik para investor, di antaranya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
Ada juga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Indosat Tbk (ISAT). (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More