Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (4/2) pukul 09.00 WIB dibuka flat melemah pada level 8.122,01.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 856,94 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 77 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp502,35 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 138 saham terkoreksi, 265 saham menguat dan 234 saham tetap tidak berubah.
Manajemen Reliance Sekuritas Indonesia, sebelumnya telah memprediksi bahwa IHSG secara teknikal masih berpotensi untuk bergerak cenderung melemah pada rentang level 8.028-8.232.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 8.028 dan resistance pada level 8.232 dengan kecenderungan menguat,” ucap Analis Reliance dalam risetnya di Jakarta, 4 Februari 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (3/2) IHSG ditutup ditutup kembali menguat pada posisi 8.122,59 atau melesat 2,52 persen dari posisi 7.922,73.
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp760,05 miliar di pasar reguler. Adapun saham yang paling banyak dijual seperti BMRI, BBCA, ANTM, BBRI, dan TLKM.
Di sisi lain, ada sejumlah sentimen positif yang siap mendorong perdagangan saham hari ini. Sentimen tersebut datang dari ekspektasi positif investor terhadap pemerintah dan Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan diselesaikan dengan baik dan sebelum tenggat waktu.
Baca juga: Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini
Adapun, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh kekhawatiran investor bahwa AI akan menciptakan lebih banyak persaingan bagi perusahaan perangkat lunak.
Kekhawatiran tersebut muncul menjelang laporan kinerja kuartalan Alphabet dan Amazon akhir pekan ini. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More