Market Update

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau ke Posisi 8.063

Poin Penting

  • IHSG naik 0,15 persen ke level 8.063,02 pada pembukaan perdagangan 16 Oktober 2025, dengan 231 saham menguat dan nilai transaksi mencapai Rp361,40 miliar.
  • Pergerakan IHSG dipengaruhi koreksi tiga hari beruntun dan outflow asing Rp1,39 triliun, ditambah tekanan dari saham big caps meski pelemahan mulai terbatas.
  • Bursa AS dan Asia kompak menguat, sementara BI mencatat ULN Agustus naik 2 persen yoy dengan rasio terhadap PDB sebesar 30 persen, memberi sentimen campuran bagi pasar.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka naik pada level 8.063,02 dari posisi 8.051,17 atau menguat 0,15 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (16/10).

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 256,48 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 37 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp361,40 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 86 saham terkoreksi, 231 saham menguat dan 262 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini diprediksi akan bergerak positif.

Baca juga: IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan Sederet Saham Ini

“Pada perdagangan kemarin, Rabu (15/10) IHSG ditutup melemah 0,19 persen atau minus 15,34 poin ke level 8.051. IHSG hari ini (16/10) diprediksi positif dalam kisaran 8.000-8.150,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 16 Oktober 2025.

Ia melihat pergerakan IHSG hari ini bakal dipengaruhi oleh sejumlah sentimen dari dalam negeri. Sentimen datang dari IHSG yang telah koreksi dalam tiga hari beruntun, diikuti outflow investor asing di seluruh pasar ekuitas senilai Rp1,39 triliun.

Sentimen lainnya adalah saham Big Caps masih menjadi pemberat IHSG, meskipun pada sesi II pelemahan IHSG mulai terbatas. 

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) nasional pada Agustus 2025 sebesar USD431,9 miliar naik 2 persen yoy atau lebih rendah dari bulan sebelumnya 4,2 persen yoy. 

ULN pemerintah dan swasta tumbuh melambat. Jika diakumulasi, rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 30 persen pada Agustus 2025, sementara pada Juli 2025 sebesar 29,9 persen terhadap PDB.

Baca juga: Punya Dirut Baru, Begini Gerak Saham Garuda Indonesia (GIAA)

Adapun dari Mancanegara, Bursa Wall Street bervariasi cenderung positif. Indeks Nasdaq naik 0,66 persen dan S&P 500 menguat 0,40 persen (15/10). Pelaku pasar merespon positif rilis laporan keuangan emiten.

Sementara, negosiasi Tarif AS-China masih berjalan, Menteri Keuangan (Bessent) mengatakan bahwa Presiden Trump tidak mundur dari kenaikan tarif meskipun pasar keuangan bergejolak. 

Selanjutnya dari Asia, Bursa Asia Pasifik rebound setelah turun di awal pekan. Indeks Hang Seng naik 1,84 persen dan Nikkei 225 menguat 1,75 persen (15/10). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

5 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

6 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

6 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

6 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

7 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

8 hours ago