Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 1,75 poin atau 0,03% ke level 5.831,79 pada perdagangan Jumat, 14 Juli 2017. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,038 poin ke 978,13.
Belum maraknya sentimen positif di pasar saham jadi pemicu indeks tidak bergerak kencang, bahkan posisi indeks sempat berada di zona merah.
Alhasil dari sepuluh sektoral saham di lantai bursa hanya enam sektor yang tercatat menguat.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan sepi dengan frequensi 212.057 kali transaksi dan volume 5,8 miliar lembar saham senilai Rp4,6 triliun. Sebanyak 145 saham naik, 158 saham melemah dan 136 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Intibangun (IBST) naik Rp345 ke Rp2.100, Unggul Indah (UNIC) naik Rp160 ke Rp4.110, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp150 ke Rp13.550 dan Sanurhasta (MINA) naik Rp135 ke Rp1.585.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp2.750 ke Rp76.150, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp1.150 ke Rp24.500, Bayan (BYAN) turun Rp300 ke Rp6.900 dan Mitrabara (MBAP) turun Rp260 ke Rp2.540.
Adapun laju Bursa Asia ini rata-rata bergerak positif dimana Indeks Nikkei 225 naik tipis 19,05 poin (0,09%) ke level 20.118,86, Indeks Hang Seng naik 43,04 poin (0,16%) ke level 26.389,23, Indeks Komposit Shanghai naik tipis 4,260 poin (0,13%) ke level 3.222,42 dan Indeks Straits Times melonjak 51,76 poin (1,60%) ke level 3.287,43. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More