Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 1,01 persen ke level 7.164,26.
- Saham berbasis emas dan nikel menjadi penopang penguatan indeks.
- KISI merekomendasikan saham TINS dan PGEO untuk trading hari ini.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.164,26 atau naik 1,01 persen dari posisi 7.092,46 pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, Kamis (7/5).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 798,07 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 49 ribu kali. Total nilai transaksi mencapai Rp375,27 miliar.
Kemudian tercatat terdapat 69 saham terkoreksi, 360 saham menguat dan 227 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Ditutup Hijau, UNVR, KOTA, dan TOBA jadi Top Gainers
Adapun Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, memproyeksikan IHSG bergerak menguat pada rentang 7.100-7.150.
“Pada hari ini, IHSG diproyeksikan mencoba menembus resisten terdekatnya di 7.100 dan 7.150 serta support-nya 6.960,” katanya dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.
Sebelumnya, IHSG ditutup naik 0,50 persen pada perdagangan Rabu (6/5). Penguatan ditopang sektor industri dasar yang naik 1,91 persen seiring menguatnya saham berbasis emas seperti EMAS, BRMS dan ANTM.
“Disusul pulihnya saham korelasi nikel setelah terkena sentimen potensi penerapan windfall tax,” imbuhnya.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini 7 Mei 2026: Antam Naik Rp65 Ribu, UBS Ikut Melonjak
Dari pasar global, Wall Street kembali mencetak all time high setelah Iran menyatakan tengah meninjau proposal baru dari Amerika Serikat (AS).
Sementara itu, sumber menyebut Washington dan Teheran hampir mencapai memorandum satu halaman untuk mengakhiri perang dengan menunda pembahasan isu kompleks, termasuk program nuklir Iran.
Adapun, KISI merekomendasikan trading idea hari ini, antara lain:
- TINS (Trading Buy) Entry Price: 3660-3890 Target Price: 4.120, 4.250 SL: if closed <3.540
- PGEO (Buy on Breakout) Entry Price: >1060 Target Price: 1.110, 1.145 SL <1.030. (*)
Editor: Yulian Saputra


