News Update

IHSG Mulai Positif, Stimulus OJK Diklaim jadi Pemicunya

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir sudah menujukan tren positif atau mengalami kenaikan. Pasalnya, ketika awal hingga pertengahan Maret saat masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia, IHSG terperosok hingga di bawah level 4.500.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjelaskan bahwa sentimen positif ini dipengaruhi oleh berbagai kebijakan yang sudah dikeluarkan OJK terkait pasar modal. Sebelumnya, IHSG memang sempat bertengger di atas 6.000 poin ketika belum ada pandemi covid-19 di global. Namun, pada awal Maret, perlahan-lahan turun secara drastis.

“Beberapa minggu terakhir sudah lebih banyak mulai hijau, terakhir kemarin lihat hari ini indeksnya sudah 4.900 ya. Ini karena kita sudah mengeluarkan berbagai kebijakan sehingga ini direspon positif,” terangnya melalui live video conference, Kamis 4 Juni 2020.

Wimboh menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan sejumlah kebijakan agar penurunan tidak terlalu dalam. Salah satunya adalah memperpendek batas auto rejection (batas maksimal penurunan saham).

Selain itu, Wimboh juga menyebutkan bahwa para emiten saat ini dapat membeli kembali saham (buyback) di pasar saham tanpa melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dirinya juga menyebut kebijakan relaksasi di pasar modal ini juga di maksudkan agar sektor riil tidak terlalu mengalami dampak negatif yang terlalu dalam akibat pelemahan ekonomi. Apalagi, sektor riil benar-benar mengalami penurunan kinerja sejak adanya Covid-19. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

3 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

7 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

13 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

13 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

14 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

15 hours ago