Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 1,00 persen ke level 5.395,62 pada perdagangan pagi ini. Hingga pukul 09.00 WIB, nilai transaksi mencapai Rp624,95 miliar
- KISI memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 6.090-6.130, namun masih berpotensi menguji area support 5.100-5.200 di tengah sentimen pasar yang masih berfluktuasi
- Penguatan IHSG terjadi setelah sehari sebelumnya anjlok 4,52 persen akibat aksi jual asing Rp587,21 miliar.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (9/6) dibuka menguat pada level 5.395,62 atau naik 1,00 persen dari posisi 5.342,13.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 542,06 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 48 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp624,95 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 170 saham terkoreksi, sebanyak 240 saham menguat dan sebanyak 260 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Berapa Support Area IHSG Hari Ini? Berikut Prediksi Analis
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, memproyeksi IHSG pada hari ini akan bergerak di rentang level 6.090-6.130.
“IHSG berpeluang menguji support di level 5.100-5.200,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 9 Juni 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan kemarin (8/6) ditutup merosot 4,52 persen seiring aksi jual investor asing sebesar Rp587,21 miliar yang menilai ketidakkonsistenan arah kebijakan pemerintah dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Baca juga: Hartadinata Abadi Tebar Dividen Rp40 per Saham
Net foreign sell terbesar dipimpin oleh saham perbankan besar seperti BBCA sebanyak Rp489,11 miliar, BBRI Rp298,49 miliar, lalu TLKM Rp135,96 miliar sebagai tiga besar aksi net sell asing.
Sementara dari dari bursa global, wall street rebound seiring aksi bargain hunting, dengan Nasdaq menguat 0,86 persen, S&P500 menguat 0,30 persen, sedangkan DJIA ditutup melemah 0,16 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


