Market Update

IHSG Merosot ke 7.862, Saham ASII, DSSA, dan BBCA Jadi Teraktif

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa, 19 Agustus 2025, ditutup melemah 0,45 persen ke level 7.862,94. Posisi ini turun dari level penutupan sebelumnya di 7.898,37.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 242 saham terkoreksi, 405 saham menguat, dan 155 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 40,05 miliar saham diperdagangkan dengan 2,17 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp18,55 triliun.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,78 Persen Dekati Level 7.900

Lalu, beberapa indeks dalam negeri mengalami pergerakan yang variatif, dengan IDX30 turun 0,58 persen menjadi 421,82 dan LQ45 merosot 0,71 persen menjadi 815,23. Sedangkan, Sri-Kehati naik 0,59 persen menjadi 373,70 dan JII menguat 0,23 persen menjadi 535,38.

Meski demikian, mayoritas sektor mengalami penguatan yang terlihat dari sektor industrial naik 1,85 persen, sektor transportasi meningkat 1,44 persen, sektor kesehatan menguat 1,41 persen, sektor properti naik 0,99 persen. 

Selain itu, sektor non-siklikal meningkat 0,75 persen, sektor energi menguat 0,63 persen, dan sektor bahan baku naik 0,41 persen.

Baca juga: IHSG Turun Tipis ke 7.891 di Sesi I, Saham BBCA Tekan Pasar

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor infrastruktur turun 0,54 persen, sektor teknologi merosot 0,47 persen, sektor keuangan dan sektor siklikal melemah 0,21 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), dan PT Cahaya Aero Services Tbk (CASS). 

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

11 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

12 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

13 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

14 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

14 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

15 hours ago