IHSG Merosot, Intip Pergerakan Indeks INFOBANK15 Pekan Ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat lalu, 24 Januari 2025, berbalik ditutup merosot ke level  7.166,05 atau melemah 0,92 persen dari dibuka pada level 7.232,64.

Kemudian seluruh indeks dalam negeri ikut mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun 1,57 persen menjadi 427,43, LQ45 melemah 1,44 persen menjadi 831,48, Sri-Kehati merosot 1,20 persen menjadi 375,20, dan JII turun 0,17 persen menjadi 471,75.

Selanjutnya, salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi turut melemah hingga 1,65 persen ke posisi 1.158,94.

Baca juga: Begini Pergerakan Saham Indeks Infobank15 dalam Sepekan

Hampir seluruh saham bank yang masuk ke dalam indeks INFOBANK15, mengalami pelemahan, di antaranya adalah:

  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) melemah 4,08 persen ke level Rp2.350
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), merosot 2,60 persen ke level Rp9.350
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), melemah 2,56 persen ke level Rp4.190
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), turun 1,84 persen ke level Rp1.065
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) merosot 1,82 persen ke level Rp216
  • PT Bank PAN Indonesia Tbk (PNBN) turun 1,60 persen ke level Rp1.850
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) melemah 1,22 persen ke level Rp810
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), merosot 1,07 persen ke level Rp925
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), turun 0,86 persen ke level Rp4.610
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 0,81 persen ke level Rp6.125
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) merosot 0,69 persen ke level Rp2.860
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), turun 0,57 persen ke level Rp1.735
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), melemah 0,53 persen ke level Rp945
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) merosot 0,39 persen ke level Rp2.560.

Adapun sisanya berakhir ditutup flat yang terlihat dari saham, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) stagnan di level Rp1.330. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

4 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

5 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago