Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 20,18 poin atau 0,36 persen ke level 5.597,66 pada perdagangan Selasa, 18 April 2017. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 5,06 poin atau 0,55 persen ke level 921,92.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya mengatakan, pada perdagangan hari ini pergerakan IHSG sendiri berpeluang untuk menguat menuju target resistance terdekat di level 5.698, seiring dengan upaya melanjutkan tren kenaikan jangka panjang.
Meski di awal pekan laju IHSG mengalami penurunan, namun pola pergerakannya tetap berada di jalur uptrend jangka panjang dan berpeluang kembali menguat.
Dia mengatakan, saat ini IHSG memiliki support terdekat di level 5.524, sedangkan target resistance yang tengah berupaya di tembus berada pada posisi 5.698. “Hari ini IHSG berpotensi menguat,” kata William.
Lebih lanjut William menyebutkan, sejuh ini pola pergerakan IHSG menunjukkan potensi penguatan yang cukup besar, mengingat kondisi perekonomian domestik masih berada dalam kondisi stabil dan terkendali.
“Selain itu, kondisi dari pergerakan harga komoditas untuk sementara waktu juga terlihat cukup stabil, sehingga dapat menyiratkan bahwa pola pergerakan IHSG berada dalam jalur uptrend jangka panjang,” paparnya.
Dengan demikian, jelas dia, adanya peluang penguatan lanjutan pada laju IHSG di perdagangan hari ini mesti direspons para pelaku pasar dengan mengakumulasi saham ICBP, ANTM, ADHI, KLBF, PTPP, PGAS, UNVR dan GGRM. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More