Market Update

IHSG Menguat pada Awal Mei, 5 Saham Ini Jadi Top Leaders

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 28 April-2 Mei 2025 mengalami kenaikan sebesar 2,05 persen dan berakhir ditutup pada level 6.815,73 dari posisi 6.678,91 pada pekan lalu.

Tidak hanya itu, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan sebesar 2,33 menjadi Rp11.831 triliun dari Rp11.561 triliun pada sepekan sebelumnya.

Baca juga: IHSG Sepekan Naik 2,05 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp11.831 Triliun

Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top leaders atau saham yang mendorong penguatan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang peningkatan tertinggi sebesar 25,55 poin ke IHSG, dengan kenaikan harga saham 4,36 persen
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang sebanyak 21,40 poin ke penguatan IHSG, dengan harga saham yang naik 3,74 persen
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyumbang peningkatan 19,15 poin ke IHSG, dengan harga saham yang menguat 10,9 persen
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyumbang kenaikan sebanyak 14,03 poin ke IHSG, dengan naiknya harga saham 8,64 persen
  5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memberikan 9,12 poin ke penguatan IHSG dan harga sahamnya naik 3,08 persen.

Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini, yaitu sebesar 14,46 persen menjadi 20,87 miliar lembar saham dari 18,23 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Baca juga: Besok IHSG Berpeluang Menguat Lagi, Saham-Saham Ini Jadi Pilihan

Lebih lanjut, rata-rata frekuensi transaksi harian selama pekan ini mengalami kenaikan sebesar 9,25 persen menjadi 1,21 juta kali transaksi dari 1,11 juta kali transaksi pada pekan lalu. 

Sementara itu, dari sisi rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan meningkat sebesar 4,99 persen menjadi Rp11,61 triliun dari Rp11,06 triliun pada pekan sebelumnya.

Adapun investor asing Jumat lalu, 2 Mei 2025, mencatatkan nilai beli bersih senilai Rp133,18 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp50,58 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

3 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

3 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

4 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

5 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

5 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

6 hours ago