Market Update

IHSG Menguat ke 7.401 di Sesi I, Berikut Sentimen Pendorongnya

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 23 Juli 2025, kembali melanjutkan penguatannya dan ditutup di posisi 7.401,08. Angka ini naik 0,77 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di levell 7.378,23.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 18,33 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 971 ribu kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp8,57 triliun.

Kemudian, tercatat terdapat 238 saham terkoreksi, sebanyak 335 saham menguat dan sebanyak 222 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Diproyeksi Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan Cuan

Lalu, hampir seluruh sektor mencatatkan penguatan, dengan sektor teknologi memimpin kenaikan sebesar 3,43 persen. Disusul sektor industrial yang naik 1,77 persen, sektor siklikal 0,90 persen, sektor properti 0,62 persen, dan sektor infrastruktur 0,51 persen.

Sektor lainnya yang turut menguat antara lain sektor bahan baku (0,37 persen), transportasi (0,33 persen), non-siklikal (0,32 persen), keuangan (0,30 persen), dan energi (0,28 persen).

Di sisi lain, hanya sektor kesehatan yang mengalami pelemahan, turun 0,29 persen. Pelemahan ini antara lain disebabkan oleh turunnya saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) sebesar 2,73 persen.

Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,54 Persen ke Level 7.384

Sentimen positif juga datang dari pasar Asia. Indeks Hang Seng naik 1,42 persen, Shanghai Composite menguat 0,75 persen, dan indeks Nikkei 225 Tokyo melonjak 3,60 persen.

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

1 min ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

25 mins ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

32 mins ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

11 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

11 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

12 hours ago