Ilustrasi: BEI tengah menjajaki kerja sama dengan pemilik indeks saham di Jepang untuk mengembangkan produk derivatif. (Foto: isitmewa)
Jakarta–Setelah beberapa hari terakhir laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bermain di zona merah, hari ini laju indeks tengah bersiap untuk berbalik arah menguat menuju target resisten psikologis terdekat di level 5.920.
Menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, tekanan jual yang dilakukan investor telah menahan laju IHSG untuk meneruskan momentum kenaikan menuju 6.020, sehingga terkonsolidasi di area 5.820-5.920.
“Namun, kami masih optimistis akan terjadi breakout dalam beberapa hari ke depan menuju target yang tertunda, yaitu 6.020,” kata Yuganur di Jakarta, Rabu, 30 Agustus 2017.
Dengan demikian, jelas dia, adanya peluang pembalikan arah menguat pada laju IHSG di perdagangan hari ini mesti disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:
1. BNLI dengan target trading di kisaran Rp800-Rp840.
Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekspektasi earnings ke depan di 2017 ada pada skenario kenaikan menuju resisten psikologis di kisaran Rp800-Rp840.
2. TLKM dengan target trading di kisaran Rp4.850-Rp4.950.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten berkapitalisasi besar ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp4.850-Rp4.950.
3. ADRO dengan target trading di kisaran Rp1.990-Rp2.090.
Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten pertambangan ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada kisaran Rp1.990-Rp2.090.
4. BSDE dengan target trading di kisaran Rp1.920-Rp2.020.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten properti ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp1.920-Rp2.020. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More