IHSG Melemah, Begini Pergerakan Indeks INFOBANK15 Pekan Ini

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada Kamis (28/3) dengan ditutup melemah ke level 7.288,81 atau terkoreksi 0,29 persen dari dibuka pada level 7.310,09.

Berdasarkan pergerakan IHSG tersebut, turut memicu hampir seluruh indeks juga mengalami pelemahan, dengan IDX30 melemah 0,43 persen menjadi 501,16, LQ45 melemah 0,44 persen menjadi 985,97, dan Sri-Kehati melemah 0,27 persen menjadi 449,82. Sementara, JII menguat 0,15 persen menjadi 520,02.

Selain keempat indeks tersebut, indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi, ikut bergerak koreksi sebesar 0,58 persen ke posisi 1.397,26 pada akhir perdagangan Kamis, 28 Maret 2024.

Baca juga: Rapor IHSG Sepekan: Terkoreksi 0,83 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp11.692 T

Di mana, hampir seluruh saham bank yang masuk ke dalam indeks INFOBANK15, mengalami pergerakan yang melemah, di antaranya adalah:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), melemah 3,20 persen ke level Rp6.050
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), melemah 2,51 persen ke level Rp1.555
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO), melemah 2,20 persen ke level Rp2.670
  • PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), melemah 2,14 persen ke level Rp1.370
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), melemah 1,81 persen ke level Rp1.355
  • PT Bank PAN Indonesia Tbk (PNBN), melemah 1,29 persen ke level Rp1.150
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), melemah 1,00 persen ke level Rp2.980
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), melemah 0,91 persen ke level Rp2.180
  • PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), melemah 0,43 persen ke level Rp1.165
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), melemah 0,42 persen ke level Rp5.900
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), melemah 0,41 persen ke level Rp1.210
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), melemah 0,37 persen ke level Rp2.710

Di samping itu, terdapat dua saham bank lainnya yang justru mengalami penguatan, antara lain:

  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), menguat 8,59 persen ke level Rp1.075
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), menguat 1,05 persen ke level Rp7.250

Adapun, sisanya berakhir ditutup flat, terlihat dari saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang ditutup ke level Rp10.075. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

12 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago