Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mengalami peningkatan cukup pesat pada pembukaan hari ini (15/2) yang mencapai 2 persen. Momen ini terjadi usai hari pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024
Sementara, hingga penutupan perdagangan sesi 1, IHSG ditutup menguat 1,57 persen pada level 7.322,81 dari dibuka pada level 7.210,56.
“No comment. Tapi faktanya bicara begitu,” ucap Direktur Utama BEI, Iman Rachman, saat ditemui media di Gedung BEI, Jakarta, 15 Februari 2024.
Baca juga: Pemilu 2024 Berpotensi Satu Putaran, IHSG Dibuka Menguat Hingga 2 Persen
Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, menuturkan bahwa, pergerakan IHSG yang cukup melonjak cukup tinggi tersebut, dipicu dari hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sementara yang berpotensi satu putaran berdasarkan hasil quick count yang memberikan katalis positif.
Di samping itu, berdasarkan statistik RTI Business pada penutupan perdagangan sesi 1 IHSG hari ini, telah tercatat sebanyak 13,49 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 996 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,73 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 195 saham terkoreksi, sebanyak 345 saham menguat dan sebanyak 210 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Usai Listing, Pengelola Ayam Goreng Nelongso Bakal Tancap Gas Rambah Pasar Global
Adapun, inflow investor asing terus masuk ke pasar ekuitas domestik, di mana pda 13 Februari 2024, investor asing beli bersih senilai Rp1,22 triliun.
Sehingga, jika diakumulasikan sejak awal tahun, investor asing telah terakumulasi senilai Rp15,67 triliun yang sebagian besar di sektor Big Banks. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More