Market Update

IHSG Masih Tertekan, Ditutup Ambles 4,88 Persen ke Level 7.922

Poin Penting

  • HSG ambruk 4,88 persen ke level 7.922,73 pada perdagangan 2 Februari 2026, dengan tekanan jual masif tercermin dari 720 saham melemah dan nilai transaksi mencapai Rp28,99 triliun.
  • Seluruh indeks dan sektor terkoreksi, dipimpin sektor bahan baku (-10,74 persen), siklikal (-7,67 persen), dan energi (-7,66 persen)
  • AADI, UNVR, dan CMRY jadi top gainers, sementara CUAN, ENRG, dan FILM masuk daftar top losers; saham paling aktif diperdagangkan didominasi BUMI, BKSL, dan DEWA.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 2 Februari 2026 ditutup pada zona merah ke posisi 7.922,73 atau melemah 4,88 persen dari posisi 8.329,60.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 720 saham terkoreksi, 58 saham menguat, dan 36 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 49,91 miliar saham diperdagangkan dengan 2,94 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp28,99 triliun.

Seluruh indeks dalam negeri juga ditutup merah dengan IDX30 merosot 2,07 persen menjadi 420,87, Sri-Kehati turun 0,38 persen menjadi 371,50, LQ45 melemah 3,27 persen ke 806,24, dan JII merosot 6,92 persen menjadi 519,65.

Baca juga: Pasar Lakukan Detox, Waktunya Serok Saham Fundamental

Lalu, seluruh sektor juga ditutup melemah. Ini tercermin dari sektor bahan baku ambles 10,74 persen, sektor siklikal -7,67 persen, sektor energi -7,66 persen, sektor properti -6,27 persen, sektor transportasi -6,18 persen, dan sektor infrastruktur -6,06 persen,

Selanjutnya, sektor teknologi turun 6,04 persen, sektor industrial -5,88 persen, sektor keuangan -2,33 persen, sektor non-siklikal -1,73 persen, dan sektor kesehatan -1,28 persen.

Baca juga: BEI Bekukan 38 Saham yang Tak Penuhi Aturan Free Float, Ini Daftarnya!

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY).

Sedangkan saham top losers adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT MD Entertainment Tbk (FILM).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

1 hour ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

6 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

7 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

8 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

18 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

19 hours ago