Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (2/9) diprediksi masih rawan untuk terkoreksi.
“Kami perkirakan, posisi IHSG masih rawan untuk terkoreksi kembali, untuk membentuk wave 2 dari wave (3) pada label hitam atau wave 4 dari wave (1) pada label merah. Adapun area koreksi IHSG kami perkirakan akan menguji 7.233-7.534,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 2 September 2025.
Sementara, pada perdagangan kemarin (1/9) IHSG kembali ditutup terkoreksi sebanyak 1,21 persen ke posisi 7.736 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Baca juga: Redam Panic Selling, Analis Imbau BEI Lakukan Ini
Pada perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya ada saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).
MBMA terkoreksi 2,82 persen ke 414 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B.
PGEO terkoreksi 3,08 persen ke 1.415 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi PGEO saat ini sedang berada di awal wave [a] dari wave B dari wave (2).
RATU terkoreksi 4,10 persen ke 5.850 namun disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan posisi RATU sedang berada di awal wave [iv] dari wave C dari wave (B).
Baca juga: Entitas Lippo Group Borong 747,7 Juta Saham NOBU, Gelontorkan Dana Segini
WINS terkoreksi 0,99 persen ke 400 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi WINS saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iii] dari wave C.
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pengamat menilai ketahanan energi Indonesia cukup kuat menghadapi gejolak geopolitik di Timur Tengah.… Read More
Poin Penting Minat masyarakat terhadap investasi emas meningkat dan turut mendorong pertumbuhan bisnis Unit Usaha… Read More
Poin Penting Purbaya menyatakan pemerintah masih mengkaji kemungkinan pelebaran defisit APBN di atas 3 persen… Read More
Poin Penting Utang baru Rp185,3 triliun telah ditarik pemerintah hingga Februari 2026, setara 22,3 persen… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menilai pelemahan rupiah minim dampak ke neraca bank, PDN hanya… Read More
Poin Penting IBM dorong penguatan kedaulatan digital untuk menjaga daya saing ekonomi Indonesia. Ekonomi digital… Read More