Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (14/6) diprediksi masih rawan terkoreksi ke level 6.742 hingga 6.794.
“Posisi IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya menguji 6.742-6.794 untuk membentuk wave [v] dari wave C dari wave (2), terlebih apabila terkoreksi ke bawah 6.821,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 14 Juni 2024.
Hal itu dipicu oleh IHSG yang kembali ditutup terkoreksi 0,27 persen ke level 6.831 pada perdagangan kemarin (13/6) dan masih didominasi volume penjualan, dengan target penguatan IHSG yang diberikan pun sudah tercapai.
Baca juga: Lakukan Buyback, Begini Prospek Saham GOTO Menurut Analis
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
ASII menguat 2,29 persen ke 4.460 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama ASII masih mampu berada di atas 4.290 sebagai stoplossnya, maka posisi ASII saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1.
Buy on Weakness: 4.360-4.440
Target Price: 4.510, 4.800
Stoploss: below 4.290
ESSA terkoreksi 1,24 persen ke 795 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ESSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: 770-790
Target Price: 860, 905
Stoploss: below 735
PTBA menguat 3,70 persen ke 2.520 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama PTBA masih mampu berada di atas 2.420 sebagai stoplossnya, maka posisi PTBA saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1.
Buy on Weakness: 2.460-2.500
Target Price: 2.550, 2.620
Stoploss: below 2.420
Baca juga: Morgan Stanley Turunkan Peringkat Saham RI, Begini Tanggapan Suharso
UNVR bergerak flat ke 3.060 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi UNVR sedang berada di awal wave [c] dari wave 2, sehingga UNVR masih rawan berbalik terkoreksi.
Buy on Weakness: 2.730-2.970
Target Price: 3.230, 3.390
Stoploss: below 2.650. (*)
Editor: Galih Pratama
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More