Market Update

IHSG Masih Rawan Koreksi, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting

  • IHSG rawan koreksi dan berpotensi turun ke area 8.464-8.493.
  • Tekanan jual masih dominan, IHSG berada di bawah MA20.
  • Rekomendasi saham: ASII, AUTO, INCO (Buy on Weakness) dan RAJA (Spec Buy).

Jakarta – MNC Sekuritas menilai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada perdagangan Senin (29/12) masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan.

“Kami memperkirakan, saat ini IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.493 sekaligus menutup area gap tipisnya,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.

Baca juga: Pelemahan IHSG Pekan Ini, Didorong 5 Saham Berikut

IHSG pada perdagangan Rabu (24/12) lalu ditutup terkoreksi 0,55 persen ke level 8.537. Pergerakan indeks masih didominasi oleh tekanan jual, dengan posisi koreksi telah berada di bawah rata-rata pergerakan 20 hari (MA20).

Seiring kondisi pasar yang masih rawan koreksi, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

ASII – Buy on Weakness

ASII menguat 1,92 persen ke 6.625 dan didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Saat ini, posisi ASII diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5.

Buy on Weakness: 6.525-6.625

Target Price: 6.900, 7.025

Stoploss: below 6.450

Baca juga: IHSG Pekan Ini Melemah 0,83 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.603 Triliun

AUTO – Buy on Weakness

AUTO menguat 2,69 persen ke 2.670 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Kami perkirakan, posisi AUTO nampaknya sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 2.620-2.650

Target Price: 2.720, 2.800

Stoploss: below 2.590

INCO – Buy on Weakness

INCO menguat 1,2 persen ke 5.050 namun masih disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi INCO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C).

Buy on Weakness: 4.700-5.025

Target Price: 5.300, 5.475

Stoploss: below 4.400

RAJA – Spec Buy

RAJA terkoreksi 0,43 persen ke 5.825 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 5,550 sebagai stoplossnya, maka posisi RAJA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [v] dari wave 5.

Spec Buy: 5.625-5.750

Target Price: 6.400, 7.325

Stoploss: below 5.550. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

15 hours ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

16 hours ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

16 hours ago

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

1 day ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

2 days ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

2 days ago