Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, ditutup meningkat ke posisi 8.310,22 atau menguat 1,19 persen dari level 8.212,27.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 216 saham terkoreksi, 454 saham menguat, dan 145 saham tetap stagnan.
Sebanyak 52,73 miliar saham diperdagangkan dengan 3,20 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp25,32 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I 18 Februari 2026 Ditutup Lanjut Menguat 0,89 Persen ke Level 8.285
Kemudian, mayoritas indeks dalam negeri juga ditutup naik dengan IDX30 menguat 1,42 persen menjadi 438,03, LQ45 meningkat 1,07 persen ke 838,53, dan Sri-Kehati naik 1,30 persen menjadi 384,94. Sedangkan, JII melemah 0,06 persen menjadi 563,96.
Seluruh sektor turut mencatat penguatan. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 3,25 persen, diikuti energi 2,45 persen, siklikal 2,00 persen, infrastruktur 1,94 persen, industrial 1,91 persen, dan non-siklikal 1,71 persen.
Selain itu, sektor teknologi naik 1,35 persen, keuangan 0,89 persen, properti 0,67 persen, bahan baku 0,58 persen, dan kesehatan 0,12 persen.
Saham yang masuk jajaran top gainers antara lain PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT GTS Internasional Tbk (GTSI), dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA).
Adapun saham top losers yakni PT Hillcon Tbk (HILL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), dan PT Prime Agri Resources (SGRO).
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,35 Persen ke Level 8.241
Sementara tiga saham teraktif yang paling sering diperdagangkan adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More
Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More
Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More
Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More
Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More
Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More