Market Update

IHSG Masih Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Level 6.989, Mayoritas Sektor Merah

Poin Penting

  • IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan sektor domestik terkoreksi.
  • Sektor yang Menguat Terbatas adalah siklikal naik 2,26 persen, bahan baku naik 1,17 persen, dan energi naik 0,39 persen.
  • Saham paling aktif dan top gainers/losers mencakup top gainers MSIN, APLN, AMMN; top losers PTPP, DSSA, BREN; dan saham paling aktif BUMI, DEWA, CUAN.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 6 April 2026, kembali ditutup turun ke posisi 6.989,42 atau melemah 0,53 persen dari level 7.026,78.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 412 saham terkoreksi, 255 saham menguat, dan 151 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 29,21 miliar saham diperdagangkan dengan 1,66 juta kali frekuensi perpindahan tangan. Total nilai transaksi Rp15,24 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Bertahan Melemah ke Posisi 6.971

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup merah, dengan IDX30 turun 0,13 persen jadi 388,13, Sri-Kehati merosot 0,50 persen ke 340,63, LQ45 melemah 0,95 persen ke 707,76, dan JII turun 0,64 persen menjadi 476,49.

Kemudian, mayoritas sektor ikut ditutup melemah, dengan sektor infrastruktur merosot 0,92 persen, sektor non-siklikal turun 0,80 persen, sektor kesehatan melemah 0,58 persen, dan sektor teknologi merosot 0,42 persen.

Selain itu, sektor properti turun 0,31 persen, sektor keuangan melemah 0,22 persen, sektor transportasi merosot 0,09 persen, dan sektor industrial turun 0,01 persen. 

Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,77 Persen, Tinggalkan Level 7.000

Sedangkan, sektor lainnya masih mampu menguat, di antaranya sektor siklikal naik 2,26 persen, sektor bahan baku meningkat 1,17 persen, dan sektor energi menguat 0,39 persen.

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Sedangkan saham top losers adalah PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Baca juga: Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (CUAN). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

22 mins ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

54 mins ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

1 hour ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

1 hour ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

2 hours ago

Krom Bank Bukukan Laba Rp143 Miliar Sepanjang 2025, Tumbuh 16 Persen

Poin Penting Krom Bank mencatat laba Rp143 miliar pada 2025, naik 16 persen yoy dari… Read More

2 hours ago