Market Update

IHSG Masih Ditutup Loyo ke Level 6.907, 386 Saham Merah

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat, 20 Juni 2025, kembali ditutup di zona merah pada posisi 6.907,13, turun dari pembukaan di level 6.968,63 atau terkoreksi 0,88 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 386 saham mengalami koreksi, sementara 231 saham menguat dan 190 saham stagnan. Sebanyak 35,46 miliar saham diperdagangkan dengan 1,19 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp22,59 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga merosot, dengan IDX30 turun 1,13 persen menjadi 397,08, Sri-Kehati melemah 0,95 persen menjadi 352,59, LQ45 merosot 1,28 persen menjadi 764,93, dan JII turun 1,82 persen menjadi 482,05.

Baca juga: IHSG Sesi I Masih Ditutup Bertahan di Zona Merah ke Level 6.918

Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor ikut mengalami penurunan, tecermin dari sektor bahan baku melemah 1,82 persen, sektor infrastruktur merosot 1,29 persen, sektor properti turun 1,26 persen, sektor energi melemah 0,95 persen, dan sektor kesehatan merosot 0,84 persen.

Kemudian sektor non-siklikal turun 0,66 persen, sektor keuangan melemah 0,57 persen, sektor siklikal merosot 0,53 persen, sektor teknologi turun 0,16 persen, dan sektor industrial melemah 0,11 persen.

Transportasi Jadi Satu-satunya Sektor yang Menguat

Sektor transportasi menjadi satu-satunya sektor yang mencatat penguatan, naik 1,57 persen, terutama ditopang oleh saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang naik 1,52 persen.

Baca juga: Garuda Bebas Tugaskan Seluruh Awak Kabin Terkait Insiden Hilangnya iPhone Penumpang

Daftar Saham Top Gainers dan Losers

Beberapa saham yang menjadi top gainers hari ini, antara lain PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Sementara itu, saham yang mencatatkan penurunan terdalam (top losers) di antaranya PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Sentul City Tbk (BKSL).

Baca juga: IHSG Ambruk 1,96 Persen, Asing Banyak Lego Saham Big Caps

Adapun tiga saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

1 hour ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

7 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

9 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

15 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

15 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

17 hours ago