BEI; IHSG terkoreksi. (Foto: BUdi Urtadi)
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 8,483 poin atau 0,21% ke level 4.724,51 pada perdagangan Kamis, 11 Febuari 2016.
Belum banyaknya sentimen positif yang muncul di pasar saham jadi faktor pendorong indeks pagi ini bergerak sedikit terkoreksi.
Mengutip Riset Samuel Sekuritas Indonesia, Pasar Asia Pasifik, pagi ini tercatat melemah, sedangkan dari pasar komoditas, harga minyak dunia masih tercatat melemah dan harga emas masih ditransaksikan naik.
Indeks AS semalam ditutup mixed didorong oleh kembali melemahnya harga minyak dan pernyataan Janet Yellen seputar kenaikan suku bunga yang berpotensi tertunda.
Dari pasar Eropa, sebagian besar indeks acuan di wilayah tersebut kemarin ditutup menguat di tengah tekanan yang terjadi pada saham berbasis perbankan dan pertambangan.
“Hari ini kami perkirakan tekanan masih dapat terjadi. Di sisi lain, sentimen positif berpotensi datang dari penguatan signifikan nilai tukar Rupiah ke level Rp13.463 dari Rp13.608. Fokus investor masih tertuju pada masa pelaporan kinerja keuangan emiten dalam negeri,” jelas riset Samuel Sekuritas. (*) Dwitya Putra
Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Selasa (13/1/2026) ke level Rp16.873 per dolar AS,… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak naik pada Selasa, 13 Januari 2026, mencakup produk… Read More
Oleh Mudrajad Kuncoro, Guru Besar Prodi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Sekolah Vokasi UGM dan Penulis Buku… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi sideways cenderung melemah, dengan peluang menguji area support 8.725–8.800, seiring belum… Read More
Poin Penting DPR meminta pemerintah memprioritaskan keselamatan WNI di Iran, menyusul eskalasi demonstrasi besar akibat… Read More