News Update

IHSG Masih Berpeluang Naik

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 1,46 poin atau 0,02% ke level 5.927,732 pada perdagangan Kamis, 19 Oktober 2017. Sedangkan Indeks LQ45 juga turun tipis 0,37 poin atau 0,04% ke level 987,11.

Indeks turun ditengah penguatan bursa AS dan Eropa, seiring masih cukup kuatnya aksi ambil investor di berbagai sektor saham.

Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Dow Jones semalam ditutup menguat didorong oleh lonjakan saham IBM setelah melaporkan kinerja keuangannya yang tercatat diatas ekspektasi pasar.

Dari pasar Eropa, indeks acuan ditutup pada teritori positif. Politik tetap menjadi fokus perhatian, selain itu investor juga terus mencermati update terkini seputar Brexit dan Catalonia. Dari pasar Asia Pasifik, perhatian kini tertuju pada kongress partai China.

Sementara itu harga emas sempat turun ditengah spekulasi Fed chief berikutnya (ada lima kandidat, salah satunya Janet Yellen), sedangkan harga minyak dunia naik.

Dari dalam negeri, IHSG masih aman digerakkan oleh earnings season emiten domestik. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

44 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago