Market Update

IHSG Masih Berpeluang Melemah, BBCA, INDY, SUPA, TINS Direkomendasikan

Poin Penting

  • IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan 17 Maret 2026 dengan target pelemahan di kisaran 6.745–6.887, sementara area penguatan terdekat berada di 7.115–7.176.
  • Pada perdagangan 16 Maret 2026, IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022 dan pergerakan masih didominasi tekanan jual.
  • MNC Sekuritas merekomendasikan saham BBCA, INDY, SUPA, dan TINS untuk dicermati investor dengan strategi buy on weakness dan speculative buy.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini, Selasa (17/3) masih berpeluang melanjutkan koreksinya di rentang 6.745-6.887.

“Terdapat kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.745-6.887. Adapun area penguatan terdekat berada di 7.115-7.176,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (16/3), IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022 dan masih didominasi tekanan jual. Target koreksi yang sebelumnya diproyeksikan juga telah tercapai.

Baca juga: Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Adapun, MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), dan PT Timah Tbk (TINS).

BBCA – Buy on Weakness

BBCA terkoreksi 1,82 persen ke 6.750 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (y) dari wave [ii].

Buy on Weakness: 6.600-6.700

Target Price: 6.925, 7.275

Stoploss: below 6.525

INDY – Buy on Weakness

INDY terkoreksi 6,08 persen ke 3.400 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi INDY diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (A) pada label hitam atau dari wave (4) pada label merah.

Buy on Weakness: 3.050-3.360

Target Price: 3.710, 4.090

Stoploss: below 2.930

SUPA – Buy on Weakness

SUPA menguat 1,23 persen ke 825 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi pergerakan SUPA sedang berada di akhir wave (5) dari wave [C].

Buy on Weakness: 780-815

Target Price: 860, 955

Stoploss: below 745

TINS – Spec Buy

TINS terkoreksi 4,72 persen ke 3.230 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Selama TINS masih mampu berada di atas 3.010 sebagai stoplossnya, diperkirakan posisi TINS saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (5).

Spec Buy: 3.080-3.210

Target Price: 3.530, 4.040

Stoploss: below 3.010. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

2 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

2 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

2 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

2 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

3 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

5 hours ago