Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – MNC Sekuritas menilai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada perdagangan hari ini, Jumat (13/3) masih berpeluang melemah dan mendekati area koreksi di kisaran 7.265–7.298.
“Perlu dicermati area 7.265-7.298 sebagai area koreksi terdekat berikutnya, adapun area penguatan IHSG terdekat berikutnya berada pada rentang 7.573-7.701,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (12/3), IHSG ditutup turun 0,37 persen ke level 7.362 dan masih didominasi tekanan jual.
Baca juga: IHSG Berbalik Ditutup Merah ke Level 7.362, Sektor Siklikal Anjlok Lebih dari 2 Persen
Secara teknikal, posisi IHSG saat ini dinilai sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.
Di tengah potensi koreksi pasar, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor, yakni saham PT Charoend Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
CPIN menguat 1,38 persen ke 3.680 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun. Kami memperkirakan, posisi CPIN saat ini sedang berada di awal wave (1) dari wave [C].
Buy on Weakness: 3.530-3.670
Target Price: 3.860, 4.180
Stoploss: below 3.390
PTBA menguat 1,39 persen ke 2.910 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi PTBA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 2.740-2.840
Target Price: 2.990, 3.080
Stoploss: below 2.660
Baca juga: Sektor Bahan Baku Masih Menguat di Tengah Pelemahan IHSG
ULTJ menguat 0,31 persen ke 1.600 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Kami memperkirakan, posisi ULTJ saat ini sedang berada pada awal dari wave [iii] dari wave C dari wave (Y).
Buy on Weakness: 1.570-1.600
Target Price: 1.665, 1.720
Stoploss: below 1.565
UNVR terkoreksi 5,50 persen ke 1.890 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 1.845 sebagai stoplossnya, maka posisi UNVR saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (5).
Spec Buy: 1.875-1.890
Target Price: 2.120, 2.300
Stoploss: below 1.845. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis (PPP) pada 2027, dengan implementasi penuh direncanakan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka turun 0,18 persen ke Rp16.923 per dolar AS. Lonjakan harga minyak… Read More
Poin Penting Emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak mengalami penurunan pada 13 Maret 2026. Harga… Read More
Poin Penting IHSG turun 0,26 persen ke level 7.343 pada awal perdagangan Jumat. Sebanyak 262… Read More
Oleh Eko B Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group PERANG Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS)… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun hampir 15 persen secara year-to-date (ytd)… Read More