Market Update

IHSG Makin Gelap! Longsor 4,24 Persen, Tinggalkan Level 6.000

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 24 Maret 2025 tepatnya pukul 10.19 WIB terpantau kembali merosot 4,24 persen hingga menyentuh level 5.992,56.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat terdapat 551 saham terkoreksi, lalu sebanyak 66 saham menguat, dan sebanyak 158 saham tetap tidak berubah.

Sementara itu, sebanyak 5,75 miliar saham telah diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 428 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,02 triliun. 

Baca juga: Daftar 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini, Ada BBCA hingga BMRI

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyatakan bahwa secara teknikal selama IHSG masih mampu bertahan di level support 5.961, maka skenario positif reboundnya IHSG masih berlaku.

“Selama IHSG masih bisa bertahan di support hingga 5.961, maka positive scenario di 6.808 dan optimistic scenario di 7.709 masih berlaku,” ucap Nafan kepada Infobanknews di Jakarta, 24 Maret 2025.

Baca juga: Misbakhun: Ada Upaya Menggerus Kepercayaan di Pasar Saham?

Padahal, sebelumnya Panin Sekuritas melihat IHSG berpotensi akan menguat yang didorong oleh beberapa sentimen, seperti pernyataan dari Amerika Serikat (AS) yang akan fleksibel dalam menerapkan kebijakan tariff.

Lalu, ruang kebijakan moneter yang lebih longgar seiring perlambatan ekonomi di beberapa negara, serta valuasi yang atraktif, di mana IHSG pada saat ini diperdagangkan di single digit PE. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Pegawai Pajak-Bea Cukai Kena OTT KPK, Begini Respons Purbaya

Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More

5 mins ago

KPK Gelar 2 OTT Sekaligus, Salah Satunya di Kantor Bea Cukai Jakarta

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More

4 hours ago

OJK Dorong KUB BPD Tingkatkan Kredit UMKM dan Ekonomi Daerah

Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More

4 hours ago

Psikologi Konsolidasi Bank

Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More

4 hours ago

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

5 hours ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

5 hours ago