Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (22/7) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka meningkat pada level 7.450,08 atau menguat 0,70 persen dari posisi 7.398,19.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 382,78 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 38 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp296,88 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 72 saham terkoreksi, sebanyak 221 saham menguat dan sebanyak 265 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Katalis Penggeraknya
Sebelumnya, Panin Sekuritas memproyeksikan, IHSG hari ini secara teknikal berpeluang untuk melanjutkan penguatan di rentang level 7.546 hingga 7.600.
“IHSG ditutup menguat di zona hijau, masih menghadapi uji resistance 7.355-7.454. Selanjutnya IHSG harus mampu ditutup di atas area ini sehingga terbuka peluang untuk melanjutkan penguatan menuju harmonic resistance 7.546-7.600,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 22 Juli 2025.
Baca juga: Dana Asing Masuk Rp546 M, Ini 5 Saham yang Paling Diborong Investor
Panin Sekuritas melanjutkan, secara keseluruhan pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih akan mengalami pergerakan yang menguat. Ini didukung oleh meredanya ketegangan dagang, potensi pelonggaran likuiditas, dan kembalinya aliran dana asing ke pasar domestik.
Sementara, pada perdagangan kemarin (21/7) IHSG berhasil ditutup menguat 86,28 poin atau naik 1,18 persen di level 7.398,19, didorong oleh naiknya saham DCII, BRPT, dan CDIA. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More