Market Update

IHSG Lanjut Meningkat ke Level 6.235, Sektor Keuangan Pimpin Penguatan

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 25 Maret 2025, kembali ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke posisi 6.235,61 dari dibuka pada level 6.161,21 atau meningkat 1,21 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 265 saham terkoreksi, 329 saham menguat, dan 202 tetap tidak berubah.

Sebanyak 17,27 miliar saham diperdagangkan dengan 958 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp14,56 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,06 Persen ke Posisi 6.226

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan IDX30 menguat 2,37 persen menjadi 366,36, Sri-Kehati meningkat 2,70 persen menjadi 325,67, LQ45 naik 2,35 persen menjadi 697,01, dan JII menguat 0,51 persen menjadi 396,47. 

Selanjutnya, hampir seluruh sektor bergerak menguat tecermin dari sektor keuangan naik 2,93 persen, sektor kesehatan meningkat 2,11 persen, sektor bahan baku menguat 1,16 persen, sektor transportasi naik 1,06 persen, sektor properti meningkat 0,76 persen.

Serta, sektor non-siklikal menguat 0,58 persen, sektor energi naik 0,45 persen, sektor industrial meningkat 0,30 persen, sektor infrastruktur menguat 0,14 persen, dan sektor siklikal naik 0,13 persen.

Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,78 Persen ke Level 6.209

Sedangkan, hanya sektor teknologi yang mengalami pelemahan 0,40 persen, didukung oleh pelemahan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak 1,25 persen. 

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Panin Financial Tbk (PNLF), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Sedangkan saham top losers adalah PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ). 

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

1 hour ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago