Market Update

IHSG Lanjut Menguat ke Level 7.409 pada Sesi I, 329 Saham Berada di Zona Hijau

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 9 Desember 2024, melanjutkan penguatannya ke level 7.409,58 atau meningkat 0,36 persen dari dibuka pada level 7.382,78.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 20,31 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 705 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp38,70 triliun. 

Kemudian tercatat terdapat 225 saham terkoreksi, sebanyak 329 saham menguat dan sebanyak 232 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Diprediksi Capai Level 7.000 di Akhir 2019
Baca juga: Rupiah Diperkirakan Melemah Setelah Data NFP AS Terbit, Segini Nilainya

Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor energi meningkat 0,94 persen, sektor siklikal naik 0,81 persen, sektor transportasi menguat 0,80 persen, sektor non-siklikal naik 0,58 persen, dan sektor keuangan menguat 0,55 persen. 

Serta, sektor industrial naik 0,53 persen, sektor properti menguat 0,47 persen, sektor bahan baku meningkat 0,37 persen, sektor infrastruktur naik 0,25 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,11 persen.

Sementara itu, hanya sektor teknologi yang mengalami pelemahan sebesar 0,66 persen, yang didukung oleh saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang turun 1,74 persen.

Baca juga: Resmi! Himbarsi Kini jadi Organisasi Baru Industri BPRS 
Baca juga: Mirae Asset Prediksi IHSG Moncer Tahun Depan, Saham-Saham Ini jadi Andalan

Adapun indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami pelemahan 0,60 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,40 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,06 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

55 mins ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

6 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

6 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

8 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

18 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

19 hours ago