Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 25 Agustus 2025, lanjut ditutup menguat ke level 7.938,83 dari posisi 7.858,85 atau naik 1,02 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 24,21 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,45 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,68 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 208 saham terkoreksi, sebanyak 463 saham menguat dan sebanyak 133 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Naik 0,88 Persen ke Level 7.927
Selanjutnya, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor properti naik 3,10 persen, sektor teknologi meningkat 2,16 persen, sektor infrastruktur menguat 2,02 persen, sektor keuangan naik 1,91 persen, dan sektor siklikal meningkat 1,29 persen.
Selain itu, sektor bahan baku menguat 0,93 persen, sektor energi naik 0,41 persen, sektor transportasi meningkat 0,35 persen, sektor kesehatan menguat 0,31 persen, sektor non-siklikal dan sektor industrial naik 0,22 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 1,70 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,57 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,37 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More