News Update

IHSG Kembali Tinggalkan Level 4.000

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan  (IHSG) sore ini ditutup melemah 51,88 poin atau 1,30% ke level 3.937,63 pada perdagangan Selasa, 24 Maret 2020. Aksi jual kembali mewarnai perdagangan saham hari ini.

Kondisi tersebut membuat mayoritas sektoral saham dilantai bursa kompak melemah. Penguatan hanya terjadi pada saham sektor tambang sebesar 3,64% disusul sektor agri 1,06%.

Sementara pelemahan paling besar diderita saham sektor aneka industri sebesar 4,57% dan properti 2,92%.

Indeks sendiri hari ini sempat mengalami penguatan cukup signifikan pada sesi I pagi di level 4.123,56. Namun kondisi tersebut tidak bertahan lama, dan IHSG kembali melemah hingga penutupan perdagangan.

Adapun perdagangan saham hari ini ditransaksikan cukup ramai dengan frekuensi 619.192 kali senilai Rp7,7 triliun. Sebanyak 183 saham menguat, 217 saham turun, dan 138 saham stagnan.

Bursa Asia sore ini mayoritas bergerak positif, dengan Nikkei 225 menguat 1.204 poin ke 18.092, Indeks Hang Seng menguat 967 poin ke 22.663, Indeks Shanghai naik 62 poin ke 2.722, dan Indeks Strait Times naik 138 poin ke 2.372. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago