News Update

IHSG Kembali Terkoreksi 6 Poin

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 6,44 poin atau 0,22% ke level 5.309,92 pada perdagangan Selasa, 10 Januari 2017.

Belum maraknya sentimen positif yang muncul di pasar jadi salah satu faktor Indeks hari ini bergerak tertekan. Hal tersebut dimanfaatkan investor dengan melepas sebagian saham yang telah menguntungkan.

Alhasil enam sektor saham di lantai bursa kompak melemah. Sementara hanya empat sektor yang bertahan menguat. Sektor pertanian memimpin penguatan sebesar 0,72% diikuti sektor aneka industri sebesar 0,55%. Sementara sektor perdagangan tercatat turun paling dalam pagi ini sebesar 86%.

Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup sepi, dimana frekuensi saham yang ditransaksikan sebanyak 268.966 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 9,8 miliar lembar saham senilai Rp4,8 triliun.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Tigaraksa Satria (TGKA) naik Rp400 ke Rp4.300, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp320 ke Rp2.430, AKR Corporindo (AKRA) naik Rp300 ke Rp6.250 dan Supreme Cable (SCCO) naik Rp250 ke Rp7.250.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Elang Mahkota (EMTK) turun Rp1.000 ke Rp8.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp100 ke Rp63.000 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp450 ke Rp15.775, dan Capitol Nusantara (CANI) turun Rp360 ke Rp1.080. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

31 mins ago

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

9 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

9 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

9 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

9 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

10 hours ago