Market Update

IHSG Kembali Ditutup Naik 0,34 Persen ke Level 7.166

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis, 22 Mei 2025, ditutup pada zona hijau ke posisi 7.166,98 dari dibuka pada level 7.142,46 atau mengalami kenaikan sebanyak 0,34 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 306 saham terkoreksi, 294 saham menguat, dan 207 tetap tidak berubah. Sebanyak 22,18 miliar saham diperdagangkan dengan 1,39 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,94 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak menguat, dengan IDX30 naik 0,45 persen menjadi 425,84, LQ45 meningkat 0,35 persen menjadi 815,01, Sri-Kehati menguat 0,12 persen menjadi 379,24, dan JII naik 0,37 persen menjadi 481,21.

Baca juga: IHSG Sesi I Kembali Lanjut Menguat pada Posisi 7.173

Meski begitu, sebagian besar sektor malah mengalami pelemahan tercermin dari sektor kesehatan turun 0,71 persen, sektor industrial merosot 0,34 persen, sektor properti melemah 0,33 persen, sektor infrastruktur turun 0,29 persen, sektor keuangan merosot 0,08 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,02 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku naik 2,12 persen, sektor transportasi meningkat 2,05 persen, sektor siklikal menguat 1,26 persen, sektor teknologi naik 0,82 persen, dan sektor energi meningkat 0,37 persen.

Baca juga: 198 Saham Menguat, IHSG Kembali Dibuka Hijau pada Level 7.171

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Sedangkan saham top losers adalah PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), dan PT Elnusa Tbk (ELSA). 

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

48 mins ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

1 hour ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

1 hour ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

2 hours ago

OJK Gandeng Bareskrim Polri Tangani Kasus Penipuan Sektor Keuangan

Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More

3 hours ago

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

3 hours ago