Market Update

IHSG Kembali Ditutup Merosot 1,14 Persen ke Level 6.794

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Rabu, 19 Februari 2025, ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke posisi 6.794,86 dari dibuka pada level 6.873,55 atau merosot 1,14 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 361 saham terkoreksi, 218 saham menguat, dan 216 tetap tidak berubah. Sebanyak 19,48 miliar saham diperdagangkan dengan 1,23 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp12,17 triliun.

Kemudian seluruh indeks dalam negeri turut bergerak melemah, dengan IDX30 turun 2,52 persen menjadi 406,14, LQ45 merosot 2,62 persen menjadi 783,02, Sri-Kehati melemah 2,32 persen menjadi 361,18, dan JII turun 0,18 persen menjadi 461,36.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Merosot ke Level 6.838

Lalu hampir seluruh sektor bergerak melemah tecermin dari sektor keuangan naik 1,78 persen, sektor infrastruktur melemah 0,85 persen, sektor properti merosot 0,80 persen, dan sektor kesehatan turun 0,70 persen.

Selain itu, sektor non-siklikal melemah 0,59 persen, sektor transportasi turun 0,39 persen, sektor energi dan sektor siklikal kompak melemah 0,07 persen.

Sementara itu, sektor lainnya menguat yakni, sektor teknologi naik 5,42 persen, sektor industrial meningkat 0,51 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,27 persen.

Baca juga: IHSG Dibuka di Zona Merah Jelang Pengumuman Suku Bunga BI

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Indointernet Tbk (EDGE). Sedangkan saham top losers adalah PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), dan PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS). 

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

2 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

3 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

3 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

3 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

3 hours ago