Ilustrasi: IHSG hari ini dibuka di zona merah. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup melemah sebesar 55,96 poin atau terkoreksi 0,82% ke level 6755,93 dari dibuka di level 6811,90 pada pembukaan perdagangan hari ini (11/5).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 333 saham terkoreksi, 185 saham menguat, dan 212 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 19,34 miliar saham diperdagangkan dengan 1,62 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,91 triliun.
Hal tersebut juga diikuti oleh seluruh indeks yang mengalami pelemahan, seperti IDX30 melemah 0,80% menjadi 489,55, LQ45 melemah 0,78% menjadi 940,15, SRI-KEHATI melemah 0,49% menjadi 429,34, dan JII melemah 1,17% menjadi 553,58.
Kemudian, hanya sebagian sektor yang mengalami penguatan, diantaranya, sektor siklikal menguat 0,92%, sektor properti menguat 0,36%, dan sektor transportasi menguat 0,25%.
Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor bahan baku melemah 2,06%, sektor energi melemah 1,99%, sektor teknologi melemah 0,88%, sektor non-siklikal melemah 0,77%, sektor industrial melemah 0,43%, sektor infrastruktur dan sektor keuangan melemag 0,41%, serta sektor kesehatan melemah 0,21%.
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN), dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM). Sedangkan saham top losers adalah PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), dan PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM), PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), dan PT Jasa Berdikari Logisitcs Tbk (LAJU). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More