Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup pada zona merah ke level 6.719 atau melemah 0,05% dari dibuka di level 6.672 pada pembukaan perdagangan hari ini (13/6).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 291 saham terkoreksi, 237 saham menguat, dan 219 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 20,62 miliar saham diperdagangkan dengan 1,52 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,91 triliun.
Meski begitu, hanya indeks SRI-KEHATI yang mengalami penguatan sebesar 0,01% menjadi 439,95. Sedangkan, lainnya seperti IDX30 melemah 0,03% menjadi 496,11, LQ45 melemah 0,01% menjadi 952,58, dan JII melemah 0,66% menjadi 542,59.
Kemudian, hanya dua sektor yang mengalami penguatan, sektor tersebut adalah sektor siklikal menguat 0,39% dan sektor kesehatan menguat 0,22%.
Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor transportasi melemah 1,21%, sektor bahan baku melemah 0,92%, sektor non-siklikal melemah 0,78%, sektor properti melemah 0,68%, sektor energi melemah 0,40%, sektor infrastruktur melemah 0,28%, sektor teknologi melemah 0,21%, sektor industrial melemah 0,12%, dan sektor keuangan melemah 0,08%.
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS). Sedangkan saham top losers adalah PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS), dan PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Dami Bersaudara Tbk (KAYU), PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), dan PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS). (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting BEI lakukan suspensi sementara perdagangan efek terhadap emiten yang belum memenuhi ketentuan free… Read More
Poin Penting IHSG babak belur di sesi I, anjlok 5,31 persen ke level 7.887,16, seiring… Read More
Poin Penting Januari 2026 terjadi deflasi 0,15 persen (mtm), dengan IHK turun menjadi 109,75, berbalik… Read More
Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More
Poin Penting BPS mencatat impor Indonesia Januari-Desember 2025 naik 2,83% menjadi USD241,86 miliar. Impor barang… Read More
Poin Penting AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah untuk memperkuat struktur, kredibilitas, dan… Read More