Market Update

IHSG Kembali Dibuka Merosot 1,45 Persen ke Level 6.502

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (11/3) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka merosot ke level 6.502,80 atau turun 1,45 persen dari level 6.598,21.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 1,08 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 32 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp465,51 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 234 saham terkoreksi, sebanyak 65 saham menguat dan sebanyak 197 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Berpeluang Melemah, Berikut Sentimen Pemicunya

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan pelemahannya.

“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 6.530-6.460 dan resistance 6.670-6.735,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 11 Maret 2025.

Manajemen CGS melihat, melemah signfikannya indeks di bursa Wall Street seiring kekhwatiran investor akan potensi resesi ekonomi diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, rencana pemerintah yang akan menaikan tarif royalti batu bara dan mineral logam, serta berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang masih akan menjadi katalis negatif untuk IHSG.

Baca juga: Kian Agresif, Bos Tugu Insurance Kembali Serok Saham Perseroan

Rekomendasi Saham

CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indika Energy Tbk (INDY).

Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

1 hour ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

3 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago