Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB, Kamis, 24 April 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada level 6.684,91 atau naik 0,76 persen dari posisi 6.634,37.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 288,11 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 24 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp341,11 miliar.
Kemudian tercatat terdapat 50 saham terkoreksi, sebanyak 234 saham menguat dan sebanyak 245 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Masih Berpeluang Lanjut Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal berpotensi melanjutkan penguatan menuju level resistance di rentang 6.909-6.957.
“IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance 6.909-6.957. Di sisi lain, support terdekat berada pada kumpulan MA di range 6.418-6.559,” ujar Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 24 April 2025.
Pada perdagangan kemarin, Rabu, 23 April 2025, IHSG ditutup menguat 96,11 poin atau meningkat 1,47 persen di level 6.634,38, didorong oleh naiknya saham BBRI, BMRI dan BBCA.
Baca juga: Laba BCA Tembus Rp14,1 Triliun di Kuartal I-2025, Ditopang Kuatnya Kredit
Adapun sentimen positif yang akan memengaruhi gerak IHSG hari ini, antara lain adalah potensi berkurangnya tensi dagang setelah adanya ruang negosiasi antara Amerika Serikat-China, serta menguatnya sebagian besar komoditas di hari ini. (*)
Editor: Yulian Saputra
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More