Market Update

IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,52 Persen ke Posisi 6.904

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (25/6), pasar saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka hijau pada level 6.904,95 atau menguat 0,52 persen dari posisi 6.908,92.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 420,23 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 23 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp329,35 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 64 saham terkoreksi, sebanyak 248 saham menguat dan sebanyak 201 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Diprediksi Kembali Rebound, Ini Katalis Pendorongnya

Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan penguatannya menuju level resistance di 7.000.

“IHSG menghadapi uji resistance MA5 dan MA50 di 6.920-6.926. IHSG harus mampu ditutup di atas level ini, sehingga berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya di 7.000.

Di sisi lain, support terdekat berada di range 6.722-6.842,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 25 Juni 2025.

Baca juga: Pancaran Samudera Transport Mau IPO, Tawarkan Saham ke Publik dan Karyawan, Ini Rinciannya

IHSG pada perdagangan kemarin (24/6) pun ditutup menguat sebanyak 82,03 poin atau naik 1,21 persen di level 6.869,17, yang didorong oleh naiknya saham BBCA, BMRI dan BBRI.

Sementara secara keseluruhan pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih akan mengalami pelemahan, didorong oleh meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran, serta penurunan signifikan harga minyak dunia dan kembali stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More

32 mins ago

Mengeliminasi Fragmentasi Global dan Menimbang Posisi Indonesia

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More

34 mins ago

HRTA Rilis Aplikasi HRTA Gold untuk Transaksi Emas dan Perhiasan, Ini Keunggulannya

Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More

1 hour ago

Fungsi Intermediasi Solid, BNI Raup Laba Rp20 Triliun di 2025

Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More

2 hours ago

Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More

4 hours ago

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

5 hours ago