Market Update

IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,50 Persen ke Level 6.756

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (29/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada level 6.756,30 atau naik 0,50 persen dari posisi 6.722,96.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 302,15 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 27 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp225,75 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 59 saham terkoreksi, sebanyak 265 saham menguat dan sebanyak 218 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Rp6.000, Beli 1 Gram jadi Segini

Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal berpotensi melanjutkan penguatan menuju level resistance di rentang 6.909-6.957.

“Pada perdagangan Senin, IHSG ditutup di zona hijau, berhasil breakout resistance 6.707, sehingga berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya di range 6.909-6.957,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 29 April 2025.

Baca juga: IHSG Pekan Ini Berpeluang Menguat, Berikut Katalis Penggeraknya

Pada perdagangan kemarin (28/4) IHSG ditutup menguat 44,05 poin atau naik 0,66 persen di level 6.722,97 didorong oleh naiknya saham BBRI, BBCA dan DSSA. 

Adapun, sentimen positif yang akan memengaruhi penguatan IHSG hari ini, antara lain adalah ruang kebijakan moneter yang lebih longgar seiring rilis data ekonomi yang melemah, serta lebih stabilnya nilai tukar rupiah. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

1 hour ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

3 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

3 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

3 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

4 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

4 hours ago